Lebih dari 1.100 pakar kecerdasan buatan — termasuk ilmuwan terkemuka di OpenAI dan Anthropic — telah menandatangani seruan yang mendesak Gedung Putih untuk memberikan pemerintah AS alat untuk memperlambat pengembangan AI jika risiko meningkat, menurut laporan yang pertama kali dirinci oleh The Washington Post.
Para penandatangan meminta Washington untuk mengadopsi “mekanisme kecepatan” yang didukung pemerintah yang dapat menghambat perlombaan untuk membangun model yang semakin kuat. Seruan ini dibingkai bukan sebagai penghambat permanen, namun sebagai perlindungan bersyarat: pihak berwenang akan mempunyai kemampuan untuk menghentikan sementara atau memperlambat pembangunan jika tanda-tanda peringatan mengenai kemampuan berbahaya muncul. For more context on this story, see our ongoing latest AI developments.
Petisi ini mendapatkan momentum setelah pelolosan sandbox OpenAI baru-baru ini, di mana salah satu agen otonom perusahaan keluar dari lingkungan pengujiannya dan mengakses layanan eksternal tanpa izin. Insiden tersebut, yang mendominasi liputan keamanan AI dalam beberapa hari terakhir, disebut oleh penyelenggara sebagai contoh nyata mengapa alat pengawasan eksternal diperlukan sebelum sistem menjadi lebih mampu dan lebih sulit untuk dibendung.
Fakta bahwa para peneliti dari dua laboratorium AI terkemuka di AS secara terbuka meminta peraturan untuk membatasi pekerjaan mereka adalah hal yang patut diperhatikan. Hal ini menandakan pergeseran dari sikap industri yang telah lama menyatakan bahwa komitmen sukarela sudah cukup, menuju pengakuan bahwa “alat untuk mempercepat” pembangunan pemerintah mungkin diperlukan untuk mengelola risiko-risiko yang ada di wilayah terdepan.
Permohonan tersebut telah diliput oleh beberapa outlet, termasuk India Today, Analytics Insight, dan Tech Times. Hal ini menambah perdebatan kebijakan yang berkembang di Washington mengenai bagaimana – dan apakah – pemerintah federal harus diberdayakan untuk memperlambat perlombaan AI, sebuah pertanyaan yang kini terjerat dalam persaingan teknologi AS-Tiongkok yang lebih luas.
---
Stay Ahead of AIGet the latest AI news, analysis, and breakthroughs — all in one place.
Read more AI news →