Perangkat keras pertama OpenAI akan menjadi speaker pintar tanpa layar yang dilengkapi dengan kamera dan sensor yang dapat bergerak secara fisik, menurut gelombang laporan yang diterbitkan pada 14 Juli 2026.

Detailnya, pertama kali diungkapkan oleh TechCrunch dan dikuatkan oleh Yahoo Finance, Inc., Android Authority, dan 9to5Mac, menawarkan gambaran paling jelas tentang apa yang telah dibangun oleh pembuat ChatGPT dalam kemitraan perangkat keras rahasianya dengan desainer legendaris Apple Jony Ive. Bagi pembaca yang mengikuti perkembangan AI terkini, perangkat ini mewakili dorongan OpenAI yang paling berani di luar perangkat lunak ke dunia fisik.

Setengah Pembicara, Setengah Robot

Otoritas Android menggambarkan perangkat tersebut terdengar seperti "setengah speaker, setengah robot", sementara Yahoo Finance mencirikannya sebagai "speaker tanpa layar yang dapat digerakkan dan dibuat sebagai pendamping AI". Tidak seperti Amazon Echo atau Apple HomePod, yang merupakan speaker pintar stasioner, perangkat OpenAI dilaporkan dirancang untuk bergerak, sehingga menunjukkan bahwa perangkat tersebut mungkin mencakup beberapa bentuk mobilitas atau penggerak.

Menurut 9to5Mac, perangkat tersebut akan berfungsi sebagai speaker portabel yang dilengkapi kamera dan sensor tambahan. Penyertaan kamera akan memungkinkan perangkat untuk melihat lingkungannya, berpotensi memungkinkan kemampuan yang jauh melampaui apa yang dapat dilakukan oleh speaker pintar yang hanya menggunakan suara, seperti mengenali objek, membaca teks, atau memantau ruangan.

Keputusan untuk menggunakan layar tanpa layar adalah pilihan desain yang penting. Meskipun banyak perangkat rumah pintar kini dilengkapi layar, OpenAI dan Ive tampaknya yakin bahwa AI percakapan sudah cukup matang sehingga layar tidak diperlukan lagi untuk memberikan pengalaman pengguna yang menarik. Crypto Briefing melaporkan perangkat tersebut sebagai "speaker pintar tanpa layar" yang diposisikan sebagai perangkat konsumen pertama OpenAI.

Kemitraan Jony Ive

Upaya perangkat keras ini dimulai dari kemitraan OpenAI dengan Jony Ive, desainer terkenal di balik iPhone, iPad, dan Apple Watch selama beberapa dekade di Apple. Saya telah meninggalkan Apple pada tahun 2019 untuk memulai perusahaan desainnya sendiri, dan laporan kolaborasinya dengan OpenAI pada perangkat AI setidaknya dimulai pada tahun 2025.

Pelaporan sebelumnya pada bulan Februari 2026, termasuk liputan dari Reuters, MacRumors, Engadget, dan The Information, menetapkan bahwa OpenAI sedang mengembangkan speaker pintar bertenaga AI. Informasi tersebut melaporkan pada saat itu bahwa perusahaan berencana memberi harga perangkat tersebut antara $200 dan $300, menempatkannya dalam kategori speaker pintar premium.

MacRumors melaporkan pada bulan Februari bahwa perangkat OpenAI pertama Ive akan menjadi speaker pintar dengan kamera, dengan rencana peluncuran pada tahun 2027. Engadget menggemakan timeline tersebut, sementara Android Police mencatat titik harga $300 dan kamera internal.

Financial Times melaporkan pada bulan Oktober 2025 bahwa OpenAI dan Ive sedang bergulat dengan masalah teknis pada proyek tersebut, yang menunjukkan bahwa proses pengembangannya tidak sepenuhnya mulus. Quartz dan PCMag melaporkan bahwa OpenAI tampaknya mengikuti pedoman pengembangan produk Apple dalam pendekatannya terhadap perangkat tersebut.

Tantangan Langsung ke Apple dan Amazon

Inc. mencirikan perangkat tersebut sebagai "tantangan langsung terhadap Apple dan Amazon", yang masing-masing mendominasi pasar speaker pintar dengan lini HomePod dan Echo. Kedua perusahaan telah mengintegrasikan asisten AI mereka sendiri, Siri dan Alexa, ke dalam ekosistem perangkat keras mereka.

Masuknya OpenAI ke dalam perangkat keras akan menandai perubahan strategis yang signifikan bagi perusahaan yang sejauh ini beroperasi terutama sebagai penyedia perangkat lunak dan layanan cloud. Perangkat fisik akan memberi OpenAI platform khusus untuk ChatGPT dan rangkaian agen AI yang terus berkembang, sehingga mengurangi ketergantungannya pada ponsel pintar dan komputer yang dikendalikan oleh perusahaan lain.

Taruhan kompetitifnya cukup besar. Ekosistem rumah pintar Apple menjangkau puluhan juta rumah tangga melalui HomePod dan Apple TV, sementara lini Echo Amazon telah terjual ratusan juta unit. Google juga bersaing di bidang ini dengan speaker dan layar bermerek Nest, dan meluncurkan speaker Home bertenaga Gemini dengan harga $99 pada awal Juli 2026.

Yang Masih Belum Diketahui

Pertanyaan-pertanyaan kunci masih belum terjawab. OpenAI belum secara resmi mengkonfirmasi spesifikasi perangkat, tanggal rilis, atau harga. Laporan sebelumnya memperkirakan waktu peluncuran akan terjadi pada tahun 2027, meskipun laju kebocoran baru-baru ini mungkin menunjukkan waktu peluncuran yang lebih cepat.

Juga tidak jelas bagaimana mobilitas perangkat akan bekerja dalam praktiknya. Apakah ia akan menggelinding di atas roda, atau berpindah posisi dengan mekanisme lain? Bagaimana cara menangani masalah privasi dengan adanya kamera internal, khususnya di ruang pribadi seperti kamar tidur dan kamar mandi? Dan apakah perangkat ini akan mengandalkan pemrosesan cloud, memerlukan koneksi internet, atau menyertakan kemampuan AI pada perangkat untuk penggunaan offline?

Laporan tersebut muncul pada saat yang sibuk bagi OpenAI. Perusahaan ini secara bersamaan menghadapi tuntutan hukum rahasia dagang tingkat tinggi dari Apple, kekhawatiran keamanan publik tentang model GPT-5.6 yang menghapus file pengguna, dan pertimbangan berkelanjutan tentang potensi debut pasar publiknya.

Perpaduan cerita-cerita ini memberikan gambaran tentang sebuah perusahaan yang berusaha melakukan ekspansi secara agresif di berbagai bidang sekaligus. Apakah perusahaan ini dapat berhasil menjalankan perangkat kerasnya sambil mengelola tantangan perangkat lunak dan perjuangan hukumnya masih harus dilihat.

Tetap Terdepan dalam AI

Untuk informasi terkini mengenai perangkat keras AI, perangkat konsumen, dan persaingan industri, kunjungi AI Buzz Wire.

Baca berita AI selengkapnya →