Gedung Putih mempercepat rencananya untuk menetapkan standar formal penerapan model AI, dengan menyusun kerangka kerja yang mengatur peluncuran sistem AI terdepan baru-baru ini melalui tindakan eksekutif baru, menurut laporan Financial Times pada 1 Juli 2026.
Inisiatif ini, juga dilaporkan oleh Crypto Briefing dan disindikasikan di berbagai outlet berita keuangan, mewakili langkah paling signifikan yang pernah dilakukan oleh pemerintahan Trump untuk meresmikan apa yang hingga saat ini merupakan proses negosiasi ad-hoc dengan perusahaan AI mengenai peluncuran model mereka yang paling kuat. Langkah ini menandakan bahwa pembatasan sementara yang diberlakukan pada perusahaan seperti Anthropic dapat berkembang menjadi kerangka peraturan yang berlaku. Untuk analisis berkelanjutan mengenai perkembangan kebijakan AI, ikuti liputan industri AI kami di AI Buzz Wire.
Dari Negosiasi Ad Hoc hingga Standar Formal
Dorongan terhadap standar model AI formal menyusul negosiasi berisiko tinggi selama berminggu-minggu antara pemerintah AS dan Anthropic mengenai model tercanggih perusahaan tersebut, Fable 5 dan Mythos 5. Pada bulan Juni 2026, Departemen Perdagangan memerintahkan Anthropic untuk menutup akses internasional terhadap model-model ini, dengan alasan kekhawatiran bahwa musuh asing dapat mengeksploitasinya untuk serangan siber terhadap infrastruktur AS.
Larangan ekspor tersebut dicabut pada akhir Juni setelah Anthropic menyetujui serangkaian konsesi, termasuk perluasan kemitraan pemerintah, program tim merah khusus dengan peretas eksternal, dan tim internal yang bekerja sepanjang waktu untuk memantau ancaman jailbreak yang muncul. Menteri Perdagangan Howard Lutnick mengonfirmasi dalam suratnya kepada Anthropic, yang dilihat oleh Reuters dan The New York Times, bahwa perusahaan tersebut tidak lagi memerlukan izin ekspor untuk kedua model tersebut.
Inisiatif percepatan standar yang dilakukan Gedung Putih tampaknya dirancang untuk mencegah situasi di masa depan di mana pemerintah harus bereaksi terhadap pelepasan suatu model setelah kejadian tersebut terjadi. Sebaliknya, kerangka kerja baru ini akan menetapkan ambang batas dan persyaratan yang jelas yang harus dipenuhi oleh perusahaan sebelum menerapkan model frontier, sehingga menciptakan proses yang dapat diprediksi baik bagi regulator maupun laboratorium AI.
Apa yang Dapat Dicakup dalam Kerangka Kerja Baru
Meskipun Financial Times tidak mempublikasikan rincian lengkap mengenai tindakan eksekutif tersebut, laporan dari Crypto Briefing dan outlet lainnya menunjukkan bahwa standar tersebut akan mencakup beberapa bidang utama: pengujian keamanan wajib sebelum penerapan model, tinjauan pemerintah terhadap model dengan kemampuan canggih dalam keamanan siber dan domain sensitif lainnya, dan persyaratan transparansi mengenai apa yang dapat dan tidak dapat dilakukan oleh model.
Kerangka kerja ini mengambil pelajaran dari kasus Anthropic, di mana model Mythos milik perusahaan dianggap sangat berbahaya karena kemampuannya menemukan dan mengeksploitasi kerentanan perangkat lunak secara lebih efektif dibandingkan sistem lainnya. Berdasarkan standar yang diusulkan, model yang menunjukkan kemampuan serupa kemungkinan akan ditinjau secara otomatis oleh pemerintah sebelum dirilis.
Menurut Financial Times, Gedung Putih juga mempertimbangkan apakah akan menjadikan pendekatan peluncuran bertahap – yaitu peluncuran model secara bertahap, bukan sekaligus – sebagai persyaratan standar untuk sistem AI terdepan. Hal ini mencerminkan pendekatan yang diambil dengan GPT-5.6 OpenAI, yang diminta oleh pemerintahan Trump untuk dirilis secara bertahap karena masalah keamanan, seperti yang dilaporkan oleh The Guardian.
Respon Industri dan Kekhawatiran Kompetitif
Percepatan standar model AI telah menimbulkan reaksi beragam dari industri. Perusahaan-perusahaan pada umumnya mendukung gagasan peraturan yang jelas dan dapat diprediksi, namun beberapa perusahaan menyatakan kekhawatiran bahwa standar yang terlalu ketat dapat memperlambat inovasi atau merugikan perusahaan-perusahaan AS dibandingkan pesaing internasional.
Kekhawatiran ini tidak bersifat teoritis. Ketika model Anthropic berada di bawah pembatasan ekspor, startup AI di Asia bergerak cepat untuk meluncurkan model serupa, seperti dilansir TechCrunch. Perusahaan-perusahaan Tiongkok, khususnya, telah mengalami kemajuan pesat, dengan Zhipu meluncurkan model GLM 5.2 dan mempersempit kesenjangan dengan model-model terdepan di AS. Kerangka peraturan yang terlalu membatasi perusahaan-perusahaan AS dapat mempercepat pergeseran persaingan tersebut.
Fortune melaporkan bahwa keputusan Anthropic untuk memulihkan akses ke model paling kuatnya dipandang secara luas sebagai gencatan senjata dengan pemerintah – yang memungkinkan perusahaan untuk tetap kompetitif sambil mengatasi masalah keamanan yang sah. Inisiatif standar baru Gedung Putih perlu mencapai keseimbangan serupa pada tingkat yang sistemik.
Konteks Global
Amerika bukan satu-satunya negara yang bergulat dengan cara mengatur model AI terdepan. Undang-Undang AI Uni Eropa mencakup ketentuan untuk sistem AI tujuan umum dengan risiko sistemik, yang mengharuskan sistem tersebut menjalani penilaian dan memenuhi kewajiban transparansi. Tiongkok telah menerapkan peraturan algoritmiknya sendiri. Inggris telah mendirikan AI Safety Institute untuk mengevaluasi model frontier.
Yang membedakan inisiatif Gedung Putih ini adalah kecepatannya dan fokusnya pada standar penempatan dibandingkan peraturan post-hoc. Dengan menetapkan persyaratan yang harus dipenuhi sebelum suatu model dapat dirilis, kerangka kerja AS akan mewakili pendekatan yang berbeda secara mendasar – yaitu pendekatan yang memperlakukan penerapan AI frontier lebih seperti proses persetujuan untuk obat-obatan baru daripada regulasi reaktif yang biasa terjadi pada teknologi konsumen.
Apakah pendekatan ini terbukti efektif, atau justru menciptakan hambatan yang mendorong pengembangan AI ke luar negeri, masih harus dilihat. Yang jelas adalah era peluncuran model frontier yang tidak diatur telah berakhir, dan kerangka kerja yang mulai terbentuk di Washington kemungkinan akan menjadi acuan bagaimana AI diatur di tahun-tahun mendatang.
Tetap Terdepan dalam AI
Untuk informasi terkini mengenai kebijakan, peraturan, dan tindakan pemerintah AI, kunjungi AI Buzz Wire.
Baca berita AI selengkapnya →

